Wednesday, May 25, 2016

Ingin Migrasi dari Blogspot ke Wordpress Self Hosted? Baca ini dulu.

27 comments
Migrasi dari Blogspot Blogger ke Wordpress Self Hosted.

Ide postingan ini timbul setelah tadi jalan-jalan ke beberapa blog sahabat, membaca beberapa postingan tentang migrasi blog dari Blogger menjadi Wordpress self host (menggunakan server berbayar).

Banyak argumen dan komentar-komentar yang ada disana. Membuat saya yang cupu ini tergelitik untuk menulis beberapa hal yang siapa tau berguna sebagai bahan pertimbangan bagi teman-teman yang ingin melakukan migrasi blog-nya dari Blogger.com menjadi Wordpress Self Host.

Baca juga : Mengapa saya memilih ngeblog di Blogger?

Sebagai nubie yang menggunakan kedua platform ini, saya juga ingin berikan sedikit pandangan kepada para calon blogger yang masih bingung memilih platform mana yang akan digunakan sebagai sarana ngeblognya. Blogger atau Wordpress?

Karena masing-masing platform tentu memiliki kelebihan dan "kekurangan"nya (dalam tanda petik).

Sebelumnya mari kita bedah satu persatu kedua raksasa penyedia sarana blogging ini...

Migrasi dari Blogspot Blogger ke Wordpress Self Hosted


Wordpress (com/org)

Mempunyai pilihan full gratis, custom domain, dan self host.

-  Wordpress.com : Full GRATIS
"Focus on your beautiful content, and let us handle the rest"... menggunakan domain wordpress.com.

Pengguna hanya fokus menulis konten dan memilih themes gratis yang sudah ditentukan tanpa perlu memikirkan kustomisasi sana sini. Enjoy, gak pusing.

Tapi jangan ngiler kalo tetangga ngobrolin soal plugin atau adsense karena sudah pasti tidak bisa digunakan pada blog Wordpress.com.

Hampir tidak ada customisasi yang dapat dilakukan. Murni, hanya fokus menulis konten. Tidak bisa menjadi publisher suatu program iklan seperti adsense dan sejenisnya.

- Wordpress.com : Custom domain
 
Menggunakan domain anda sendiri tapi hostingnya di Wordpress.com.
Dikenakan biaya upgrade dari free ke premium paket awal sebesar $8.25 per bulan dibayar sekaligus pertahun atau mengambil paket business dengan fulus $24.92 per bulannya dibayar sekaligus pertahun.

Silahkan pencet2 kalkulator berapa jumlah Rupiah pertahunnya.


- Wordpress.org : Self-Hosted
"Get your hands dirty, and host your website yourself."
Diperlukan sebuah server/hosting untuk menjalankan software blogging berbahasa PHP ini. Softwarenya dapat di unduh gratis dari situs wordpress.org.

Wordpress self hosting, self hosted atau apalah namanya..  memberikan akses penuh kepada penggunanya untuk mengatur dan mengutak-atik segala sesuatu yang diinginkan. Sangat diminati dan digunakan oleh banyak perusahaan, pelaku internet marketing, profesional blogger dan lainnya.

Karena software ini menggunakan lisensi open source, yang siapa saja dapat mengembangkan sesuai kreativitas dan kebutuhan tanpa harus membayar lisensi pada Wordpress Company.

Didukung oleh ribuan plugin dari yang gratis hingga berbayar, dari yang abal-abal hingga yang handal... membuat kegiatan ngeblog menjadi oke beibeh.

"Get your hands dirty..."
Artinya, mau pake software ini silahkan bersibuk-sibuk ria mengatur segalanya sendiri.

Wordpress selfhost sebaiknya memang untuk yang mengerti, ya setidaknya, mengerti cara install dan memaintain server, paham mengatur konfigurasi, termasuk menjaga sistem keamanan blog secara mandiri.

Atau bagi yang mempunyai seseorang yang dapat melakukan hal itu.

Maka wordpress self host adalah pilihan terbaik.

Baca juga : 

Namun jika anda sama sekali tidak mengerti, tidak ingin repot, tidak mempunyai seseorang dan tidak mempunyai keinginan belajar tentang  hal-hal diatas, maka memilih wordpress self host selain mengeluarkan biaya domain dan server, maka akan tiba suatu masa... dimana anda juga akan mendapatkan bonus puyeng pala berbie jika blog anda mendapat masalah yang terkait hal teknis.

Banyak blogger tidak menyadari bahwa ada kebutuhan maintenance pada server.
Misalnya kemungkinan terjadinya corrupt data MySQL, atau, bentrok antar plugin, yang semua itu bisa mengakibatkan blog tidak dapat diakses. Pusing pasti yes.

Ditambah lagi masalah server down yang kapan saja bisa terjadi.
Ini biasanya terjadi jika memilih shared hosting yang abal-abal.

Kemungkinan lain, kena semprit hosting karena terlalu banyak menggunakan cpu source.
Bukan karena banyak trafik, atau banyak plugin.
Hal itu bisa terjadi hanya gara-gara milih themes yang aduhai cantik tapi banyak terdapat kesalahan kode .

Wordpress self host bukan hanya tentang rajin ke wp-login trus ngeblog, tapi sesekali harus sowan ke login ke cpanel, webmin, kloxo atau apalah jenisnya, sekedar menengok apakah semua baik-baik saja.

Apa sudah siap dengan semua itu? Jika sudah siap, segeralah lakukan migrasi.


// Sekarang kita beralih mengupas Blogger //

Blogger.com

Penyedia blog gratis yang dimiliki dan dioperasikan oleh Google.
Raksasa mesin pencari paling populer dijagad internet.
Jutaan orang menggunakan layanan blogging gratis ini untuk kepentingan personal , komersial ataupun non komersil.

Blogger menawarkan fasilitas blogging gratis menggunakan domain blogspot.com atau kita dapat menggunakan domain milik sendiri melalui custom domain yang kapan saja dapat diakses melalui panel setting tanpa perlu upgrade akun.

Jika di wordpress.com dikenakan biaya $8.25 perbulannya untuk custom domain, di blogger.com biayanya gratis.

Blog saya ini juga menggunakan layanan hosting blogger.com dengan custom domain.
Selain biaya domain, tidak lagi mengeluarkan biaya ekstra.
Kecuali untuk kuota internet, listrik dan cemilan saat ngeblog #halah

Platform blogger.com menggunakan bahasa XHTML dengan tingkat keamanan tinggi dan membatasi kita untuk mengakses beberapa fungsi penting.Sama seperti Wordpress.com.
Hanya Blogger lebih fleksibel, bagian struktur template dan elemen blog dapat dicustom sesuai keinginan.

Berikut beberapa fasilitas dan batasan penggunaan blog per satu akun Blogger, antara lain:

- 100 blog per akun
- 5000 unik label per blog dan 20 unik label per post
- 1GB penyimpanan image menggunakan picasa up to 15 GB Google+photo shared with Gmail dan Google Drive
- 100 author per blog (kontributor atau admin yang dapat menulis di blog)
- unlimited bandwidth

Berdasarkan limit diatas rasanya lebih dari cukup untuk sebuah blog pribadi.
Baik untuk ngeblog niat mencari uang atau sekedar mengisi waktu luang.

Blogger juga memberikan tantangan akan kemampuan kita mendesain blog secara mandiri.
Kita dapat belajar dan menerapkan JavaScript, jQuery, HTML, CSS dan melakukan customisasi pada themes/ template blog.

Berbeda dengan paket gratis Wordpress, tidak ada yang dapat dipelajari selain mengetik konten dan mengganti themes yang telah disediakan.

Blogger sangat fleksibel, mudah digunakan dan mempunyai sistem keamanan yang tinggi. Bisa tidur dengan nyenyak tanpa khawatir ada yang isengin tampilan blog diubah oleh tangan jahil. 

Dibawah ini beberapa sebab yang biasanya dijadikan alasan untuk migrasi dari blogger ke Wordpress self-hosting  :

- Pengen terlihat keren. *gak usah dibahas kalo yang ini ya hihi*

- Blog di blogger tidak sepenuhnya dimiliki oleh pemilik akun.
Memang, semua data blog disimpan di server milik Google.
Tetapi kita diberikan fasilitas backup seluruh data yang dapat dilakukan melalui menu setting.
Kapan saja bebas untuk pindah atau migrasi ke platform lain dan meninggalkan blogger.

Walopun data disimpan oleh Google, kita tetap menjadi pemegang hak copyright dari seluruh konten blog yang kita miliki.

Seluruh data tersimpan di server Google yang mempunyai tingkat keamanan yang tinggi. Kestabilan server yang tidak diragukan lagi.

Tentu berbeda dengan jasa hosting yang dikelola oleh pribadi, mungkin saja digarap asal-asalan dan lebih mengutamakan kuantitas daripada kualitas.

Namun apapun platform yang anda gunakan biasakanlah membuat backup data blog minimal 2 kali seminggu.

- Blog kita dapat dihapus kapan saja
Ya tentu saja, jika blog anda menampilkan illegal porn, membahas masalah rasis, mengunggah konten yang melawan hukum seperti pelanggaran hak cipta, melakukan spamming dan lainnya.
Selama kita tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, blog kita akan aman dari penghapusan.

Sekali lagi, kita harus tetap membackup data secara berkala.

Kita tidak menjadi pemilik data yang sebenarnya jika tidak memiliki backup, walaupun hostingnya di server pribadi di dalam rumah sekalipun.


- Blog di Blogger tidak disukai oleh sponsor.
Ini adalah anggapan yang keliru. Karena sebenarnya pengiklan atau sponsor tidak begitu peduli kita menggunakan layanan apa. Berbayar atau gratisan.

Anda pasti akan dilirik, selama konten dan trafik blog anda bagus, memiliki pembaca yang setia dan mempunyai kemampuan  untuk "menjual" produk mereka.

Para sponsor hanya melihat kekuatan pengaruh serta eksistensi anda didunia online, bukan melihat anda ngeblog pake platform apa.


- Feature SEO di blogger.com sangat buruk.
Ini salah satu pernyataan yang jawabannya relatif. Secara logika, Blogger dimiliki dan dioperasikan oleh Google, pionir dalam dunia blogging dan search engine.  Apakah mungkin, Google mengabaikan kualitas SEO untuk produknya sendiri?
Bisa kabur angkat kaki semua penggunanya.

Hanya saja memang... diperlukan sedikit kreatifitas optimisasi pada template agar lebih SEO friendly.
Butuh sedikit sentuhan pribadi, karena Blogger tidak mengenal plugin seperti Wordpress.
Jangan khwatir, banyak sekali tutorial mengenai kustomisasi blogger dari berbagai komunitas blogger yang siap membantu dengan senang hati segala kesulitan kita dalam mengoptimisasi blog.

Satu hal lagi...
Percuma seo cadas tapi konten amblas, bounce rate setinggi bintang di langit.
Tetap yang utama itu konten yang menentukan.

- Tampilan Blog di blogger berkesan tidak profesional
Sama juga seperti pemilihan themes pada wordpress. Pilihan dan kustomisasi template tergantung pada pemiliknya. Sesuai selera pemilik. Ada yang suka desain simpel, ada yang ala magazine, ada yang alay, ada juga yang cool dan lainnya.

Banyak template yang telah didesain dan dioptimalkan secara maksimal untuk mempercantik blog sekaligus kebutuhan SEO. Semua template dapat didownload secara gratis atau berbayar. Template yang bagus dapat menyulap blog gratisan menjadi sebuah blog dengan tampilan premium.


Oke, kita lanjutkan...

Kembali ke Wordpress.

Kemungkinan yang akan dihadapi saat menggunakan Wordpress self host. #Jreeeng

Seperti nasehat para sepuh, dalam merencanakan sesuatu jangan cuma memikirkan dan membayangkan yang enaknya saja, tapi harus siap juga dengan yang gak enaknya.


- Blog Wordpress self host lebih rentan terhadap serangan
Platform open source selalu memiliki pro dan kontra. Website/ blog berbasis PHP yang dikelola secara pribadi akan selalu meninggalkan celah kelemahan untuk diserang. Jelas akan membuat repot kita sebagai pemilik blog jika awam soal pengaturan keamanan web.

Bahkan kesalahan dalam pemilihan themes bisa berakibat fatal.

Biasanya terdapat pada themes gratisan yang diunduh pada situs penyedia themes abal-abal.
Sering terdapat kode-kode terenskripsi (obfuscated script) terutama pada bagian footer.

Minimal efeknya pada blog anda, mereka gunakan sebagai sumber backlink atau menyisipkan skrip yang berhubungan dengan spamming.

Penalty Google pun menanti.

Hati-hati memilih themes, lebih baik unduh langsung dari desainernya.


- Sulitnya bagi pemula melakukan customisasi
Wordpress memberikan lebih banyak kebebasan untuk web developer yang faham berbagai kode skrip, tapi memperkecil ruang bagi desainer web pemula.
Karena orang lebih mudah belajar HTML dan CSS dibandingkan dengan script pemrograman seperti PHP, XML dan ASP. Misalnya untuk menyisipkan plugin pada lokasi tertentu di bagian postingan menjadi suatu pekerjaan yang sulit untuk seorang yang non-programmer.

Wordpress Self Hosted memiliki begitu banyak file yang bertindak sebagai pengendali, sedang Blogger memberikan akses ke seluruh struktur blog hanya melalui editor HTML yang simpel. Mengedit template bahkan membuatnya, bisa menjadi lebih mudah untuk seorang non-programmer sekalipun.


- Bug pada plugin yang ketinggalan jaman
Sebagian besar plugin yang tidak diupdate dan ketinggalan jaman tidak mendukung versi wordpress terbaru namun masih bertengger di direktori WP Plugins. Jika digunakan bisa berakibat fatal bagi blog.

Kita akan menemukan ribuan plugin yang sama dengan nama yang berbeda. Kebanyakan dari mereka telah ketinggalan jaman dan tidak kompatibel dengan themes dan versi Wordpress yang digunakan. Plugin yang bagus dan terlihat profesional seringnya adalah plugin premium dengan harga yang mahal. Bahkan lebih mahal dari biaya shared hosting sederhana selama setahun.


- Selalu harus update framework
Kebanyakan blogger sering menggunakan premium frameworks untuk menaikkan "kasta" blog mereka . Keren kan kalo pake Thesis dan Genesis. Tapi...

Setiap kali versi baru dari Wordpress dirilis, framework harus diperbarui juga. Melakukan hal ini jelas menghentikan beberapa fitur dari customisasi. Akibatnya harus mulai dari awal setiap kali terjadi pembaruan framework. Karena struktur framework yang telah dicustomisasi akan diganti oleh update'an terakhir. Jika anda tidak mempunyai dukungan update tentu akan pusing pala anabel.
...

Pada postingan ini saya hanya sedikit memberi gambaran kepada teman-teman yang hendak melakukan migrasi, hal-hal yang mungkin saja tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Bukannya mau nakut-nakutin atau menghambat keinginan untuk migrasi. Bukan juga karena saya menggunakan fasilitas Blogger.

No, bukan begitu.


Wordpress selfhost adalah pilihan terbaik bagi :
1. Pengguna yang memiliki kemampuan (atau paling tidak) mengerti (walau sedikit) mengelola blog dan server hosting secara mandiri. Atau bagi pengguna yang memiliki seseorang yang mengerti itu semua jika ada masalah pada blog atau server

2. Pengguna yang mampu mengeluarkan dana operasional secara berkala untuk biaya domain dan hosting. Lucu kan kalo setahun ngeblog lalu mengeluh dana operasional tidak sebanding dengan yang didapat dari hasil ngeblog. Lalu tutup.

3. Pengguna yang benar-benar serius ngeblog. Punya target dan kemampuan. Bukan anget-anget ayam.


Blogger adalah yang terbaik bagi : 
Pengguna yang ingin segalanya simpel dan sederhana. Tidak mau direpotkan soal server, keamanan, uptime dan lain-lain. Biaya operasional juga lebih ringkas jika hanya menggunakan custom domain.

Kedua platform ini sama okenya dan dapat dioptimalkan untuk menghasilkan uang. Keduanya mempunyai fitur dan fungsi yang dibutuhkan oleh seorang blogger.

Kesimpulannya:
Buatlah keputusan cerdas berdasarkan kebutuhan, keahlian dan kemampuan anda temans. Semua alat bisa berfungsi dengan baik selama anda tau bagaimana cara menggunakannya.

Tidak perlu ngoyo, dengar omongan orang ini bagus itu bagus, lalu ngiler trus maksain diri.

Oh ya satu hal lagi, jika anda blogger angin-anginan seperti saya..
Yang ngeblognya gak kusyuk dan jauh dari terjadwal.

Saran saya... test drive dulu niat ngeblognya dengan Blogger custom domain.

Sangat mubazir jika menyewa server setahun hanya dipakai untuk ngeblog sebulan sekali.
Tapi itu menurut saya lho :))

It's not about the gun but the man behind the gun. #Eaaaaa
#iye kan kaka?

Udeh segitu aja, ambil yang baik, lupakan yang typo...

Semoga bermanfaat.

Salam,

Mama Keizha
Yulie
Yulie

Bukan blogger tulen apalagi penulis beken. Hanya seorang Ibu Rumah Tangga yang mencoba berbagi tulisan melalui blog ini. Civil Engineer yang hobi masak, membaca dan coding.

27 comments

Kang Nurul Iman May 25, 2016 2:13 pm

Alhamdulillah jadi ada pencerahan nih, terima kasih mbak untuk sharingnya sangat membantu sekali.

Yulie Admin May 25, 2016 5:39 pm

sama2 kang, semoga bermanfaat ^_^

Rosanna Simanjuntak May 26, 2016 5:40 am

Pistolnya... imut.
Maaf gagal fokus.
Hahaha...
Poin yang terakhir itu, nendang banget!
"buatlah keputusan cerdas berdasarkan kebutuhan, keahlian dan kemampuan anda temans. Semua alat bisa berfungsi dengan baik selama anda tahu bagaimana cara menggunakannya".

reni dwi astuti May 26, 2016 3:34 pm

sharingnya bagus ini...makasih yaaa

obat tradisional wasir May 26, 2016 3:50 pm

terimakasih infonya

Yulie Admin May 27, 2016 4:12 am

Hahaha imut aja bikin gagal fokus, apalagi kalo yang jumbo kak wkwkwk...

Bener kak, jgn pake motto biar tekor asal kesohor :))

Yulie Admin May 27, 2016 4:13 am

sama2 mbak, semoga bermanfaat ya...

Yulie Admin May 27, 2016 4:14 am

sama2, semoga bermanfaat :)

Ira Guslina May 27, 2016 7:03 am

Celah self hosted itu kalau jadi sasaran keisengan sungguh merepotkan kayaknya ya mbak... walau kadang cuma iseng mengubah pasword atau mengalihkan tampilan....

Yulie Admin May 28, 2016 3:52 am

bangeeeet mbak... utk meminimalkan hal yg gak terduga setelah instalasi WP diperhatikan file permissions nya, kalo gak terpaksa jgn ada file atau folder di-set 777 . Utk folder 775 atau 755 - file 664 atau 644 , khusus wp-config.php 400 ... ini harus diperhatikan terutama yg menggunakan install otomatis, disarankan install manual...

indah nuria Savitri May 28, 2016 5:52 pm

Waaah.. Komplit banget mba.. Saya jadi makin aware dengan berbagai platform tersebut. Memang harus perhatikan dengan baik ya berbagai elemen yang terkait dengan blogging. Sementara ini masih fokus di nuliiiiis aja hehehe

Yulie Admin May 28, 2016 9:16 pm

Aku udah main ke blogmu mba, kece banget tulisan2nya... *kapan ya aku bisa nulis ky gitu*

Dessy May 29, 2016 11:41 pm

Waaa mantappp mba ulasannya. Lengkap kap kap.
Saya pakai blogger karena lebih simplr, tapi kepengen bikin blog di wp juga gegara liat blog teman2 pada lucu2 bgt templatnya. Haha

ujwar May 30, 2016 8:20 am

haha, kalau saya pakek blogger mbak. soalnya simpel dan gampang :D pernah pakek wordpress.org tapi dihapus lagi... saya belum ngerti bener kalau wordpress :D Memnangsih wordpress itu temanya unik-unik :D

Yati Rachmat May 30, 2016 9:12 am

No wonder, tampilan blognya simple tapi menarik bangaet. Pemilik seorang Ciil Engineering lho yang pastinya menguasai segala teknik perkomputeran yang sangat penting dengan blogging. Bunda pernah punya blog Wordpress untuk pelajaran bahasa Inggris (icak-icak) tapi setelah kurang lebih 2 tahun terhenti. Trus jadi lupa tuh menggunakan Wordpress dan yang serupa dengan Wordpress, sampe sudah jadi bikin postingan untuk ikutan Lomba, tapi karena pake Wordpress, gak bisa masukkin foto, gak tau di mana bikin label etcetera, etcetera, akhirnya "mantek diri" di blogspot (blogger) aja deh. Ada satu yang pake dotcom dan itu yang paling aktif. Lho, koq jadi panjang, ya. Maaf.

Yulie Admin May 30, 2016 11:33 am

hahaha WP emang oke, kalo utk ibu Jerapah sepertinya cocok deh ^_^

Yulie Admin May 30, 2016 11:47 am

kalo saya menyukai wordpress selfhosted karena sebagai pengguna kita bisa belajar ngoprek, file per file bisa dicustom sesuai selera disesuaikan dgn kemampuan server.. tapi kalo melihat kebutuhan sebuah blog pribadi, sepertinya blogger aja cukup bagi saya, apalagi saya jarang dan gak pinter nulis...haha

Yulie Admin May 30, 2016 11:58 am

Halah bunda, aku ini malah gak ngerti apa2, masih nubi banget di dunia blogging -__-" .... platform itu hanya kendaraan kan bun, yg penting kita nyaman menggunakannya hingga bisa sampai ke tujuan.

Makasih kunjungannya ya bun, salam hangat buat keluarga :)

Cholil Smart May 31, 2016 10:15 am

Hemm mau Migrasi harus urus surat-surat ke Kantor Imigrasi gan ne?? hehehe

Shudai Ajlani May 31, 2016 12:55 pm

Dulu saya pernah melakukan hal ini mba, dan berhasil migrasi ke wordpressnya :D

Yulie Admin May 31, 2016 7:28 pm

gak usah, cukup ke kantor lurah terdekat hahaha

Yulie Admin May 31, 2016 7:37 pm

cool! jadi makin semangat dong ngeblognya ya...

Anisa Ae June 01, 2016 2:12 am

Belum pingin pindah. Masih setia dengan blogspot

Obat Tradisional Kanker Payudara June 01, 2016 8:56 am

nyimak

Yulie Admin June 04, 2016 3:36 pm

iya mba, udah pas banget ya hihi... mungkin suatu waktu nanti sering berjalannya waktu

Ophi Ziadah June 08, 2016 11:45 am

waah aku ya jadi deg-dega-an ngelola blog di blogger/blospot karena ilmunya sak uprit. smoga aman2 saja punyaku soalnya blogger/blogspot lbh mudah dipahami am aku dr pd wordpress

Yulie Admin June 08, 2016 5:05 pm

santai aja mom, just relax and keep posting...:-d justru kalo ngeblog di wordpress self hosted yg selalu deg-degan =D

Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan, agar saya bisa balas berkunjung. Komentar spam dan mengandung link hidup/mati, akan langsung dihapus. 🔁