Friday, April 21, 2017

18 comments
Setiap pemilik blog...
Tentu ingin blog miliknya mempunyai traffic kunjungan yang tinggi.

Terutama bagi blogger yang telah memonetize blognya.

Untuk mendapatkan traffic yang tinggi berbagai cara dapat dilakukan.
Salah satu yang paling umum adalah dengan memasang iklan, misalnya di berbagai situs social media.

Karena social media adalah sumber traffic yang paling tinggi.

Menggunakan iklan memang sangat efektif tapi jelas membutuhkan biaya, bahkan tidak sedikit.

Untuk seorang blogger pemula mungkin akan berpikir 1000 kali.


Alternatif lainnya...

Dengan membuat sebuah konten yang berpotensi menjadi viral.

Konten viral adalah konten yang paling banyak dibicarakan, dicari dan dibagikan oleh para pengguna social media.

Namun untuk membuat sebuah konten yang berpotensi menjadi viral tidaklah mudah.
Konten viral yang saya maksud di sini tentu bukan konten viral ala ala..  "klik Like, lalu ketik Amiin".

Memanfaatkan konten yang sedang viral untuk promosi blog.


Sekali lagi, untuk membuat konten yang berpotensi menjadi viral itu memang tidak mudah.

Tapi..

Kita bisa dengan mudah memanfaatkan sebuah konten yang sedang trending atau viral di social media untuk mempromosikan konten yang kita miliki.

Caranya hanya dengan membagikan tautan konten yang sedang viral tersebut melalui akun social media milik anda, digabung dengan tautan konten yang anda miliki.

Yang penting konten viral dan konten yang anda miliki harus "relevan".

Relevan yang bagaimana?

Misalnya begini...

Konten yang sedang viral di medsos :
Lagi heboh di percakapan social media, infotainment , tabloid gossip...
Tentang seorang selebritis yang ketahuan berselingkuh padahal baru saja menikah dan punya anak.

misalnya ini lho yaaa..

Konten anda : 
Kebetulan blog anda juga mempunyai sebuah artikel tentang selingkuh, misalnya berjudul  "10 tips jitu agar aman berselingkuh".

Atau ... "Anda ketahuan selingkuh? Mungkin anda tidak melakukan 1001 cara di tips ini"

Kedua konten tersebut "relevan" dan dapat digunakan untuk memancing traffic.

Rasa ingin tau pembaca tentang perselingkuhan si selebritis yang sedang hangat dibicarakan akan "menggiring" mereka menemukan tips jitu dari anda.

Ini hanya sebagi contoh. Sebaiknya hindari konten viral yang rentan unsur fitnah atau ghibah.

Oke, konten viral telah tersedia, konten anda yang relevan dengan konten viral pun kita sudah punya.

Langkah selanjutnya..

Share atau bagikan tautan konten yang sedang trending dan viral tersebut menggunakan layanan Sniply.

Pasti diantara pembaca banyak yang sudah tau tentang Sniply.

Bagi yang belum tau silahkan lanjutkan membaca, mungkin anda akan tertarik menggunakannya.


Sniply - Cara promosi dan tingkatkan trafik blog secara gratis


Selengkapnya
Saturday, April 08, 2017

30 comments
Cara Install Wordpress Self-Hosted Tanpa Auto Installer (Manual). Sebelum kita melangkah ke sesi utama, uji coba install wordpress self host di server hosting secara manual tanpa auto installer seperti Softaculous, saya ingin mengupas sedikit jenis layanan Wordpress sering digunakan.

Apa itu Wordpress?

Wordpress adalah salah satu Content Managemen System (CMS) berbasis bahasa pemograman PhP dan MySQL yang sedang populer saat ini. Gratis dan open source.
WordPress is open source software you can use to create a beautiful website, blog, or app.

Cara Install Wordpress Self Hosted


Ada beberapa jenis Wordpress yang umum digunakan, diantaranya..

1. Wordpress free / gratis
Layanan bogging gratis dari Wordpress.com.  Cocok buat yang gemar menulis dan hanya fokus pada konten tanpa harus pusing dengan biaya atau pengaturan ini dan itu.

2. Wordpress custom domain
Ini adalah upgrade dari versi gratis.
Menggunakan domain anda menggantikan subdomain dari Wordpress. Dikenakan biaya tambahan untuk bisa menggunakan custom domain. 

3. Wordpress Self Hosted
Nah... Wordpress Self Hosted ini yang akan kita coba.
Berbeda dengan dua layanan sebelumnya, layanan Wordpress Self Hosted tidak melibatkan Wordpress.com sebagai penyedia layanan blogging.
Kita sendiri yang harus menyediakan dan mengatur semuanya, mulai dari nama domain hingga server hosting.

Apa yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan Wordpress Self-Hosted?

1. Domain, sebagai alamat blog anda.
2. Webhosting, sebagai rumah dari blog anda.

Kini banyak penyedia hosting (berbayar dan gratisan) telah menyediakan cara install Wordpress secara auto dengan menggunakan Auto Installer seperti Softaculous.
Cepat dan sangat mudah digunakan, klik klik klik sim salabim langsung jadi.

Tapi bukan itu yang akan kita lakukan...
Bukan dengan cara install Wordpress dengan bantuan Auto Installer.

Kita akan lakukan secara manual...

Kenapa secara manual?
Karena pesan orang-orang tua dulu, segala sesuatu yang instan itu gak lama... #halah #apaan sih

Just kidding bun...

Apakah bunda blogger juga tertarik menggunakan Wordpress Self Hosting?

Yang paling sering saya baca, banyak yang ingin menggunakan Wordpress Self Hosting tapi berujung kalimat "duh ribet, gak ngerti dan lain lain, etc"

Baca juga : Ingin Migrasi dari Blogger ke Wordpress? Baca ini dulu.

Bunda, santai saja...
Install Wordpress Self Hosted di hosting tidak sesulit yang dibayangkan.

Tidak perlu menjadi seorang ahli coding.

Lakukan uji coba ini secara perlahan, gak usah takut error...
Kalo error ya ulangi lagi, namanya juga uji coba hehe

Oke kita mulai dari awal...

Yang pertama, kita membutuhkan Software Wordpress terbaru.
Bisa didownload secara gratis di sini : https://wordpress.org/download/

Ada 2 format pilihan : zip dan tar.gz . 
Agar lebih familiar dalam uji coba ini saya menggunakan extensi ZIP. 
Sebenarnya lebih ringan menggunakan ekstensi tar.gz pada server yang berbasis Linux. 

Yang kedua, kita membutuhkan nama Domain.
Kita lewati langkah ini, karena terkait pengaturan domain biasanya dilakukan oleh pihak hosting saat membeli paket sewa hosting.

Dan yang terakhir, kita membutuhkan sebuah Server Web Hosting.
Untuk test drive uji coba install Wordpress Self Hosted ini kita gunakan hosting gratis dari ByetHost.
Saya memilihnya secara acak, ini bukan pesan sponsor.

Saya memilih Byethost karena pada paket gratisan kita dapat menggunakan File Manager cPanel .  Beberapa web hosting gratis tidak mengizinkan menggunakan fasilitas File Manager cPanel pada paket gratisnya. Harus upgrade ke paket berbayar.

Oh ya, nama domain yang akan kita gunakan adalah subdomain yang diberikan oleh Byethost saat mendaftar.

Lanjut ya... tidak perlu tergesa gesa, Belanda masih jauh..
Bunda baca secara perlahan dan lakukan secara bertahap.

Selengkapnya
Friday, March 31, 2017

26 comments
Dampak Virus Zika Bagi Ibu Hamil dan Janin

Virus Zika adalah virus yang ditularkan oleh gigitan nyamuk jenis Aedes. Dapat menular melalui hubungan seksual dan membahayakan janin yang dikandung oleh ibu hamil.

Belakangan ini virus Zika begitu santer terdengar beritanya.

Virus Zika ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk jenis Aedes ( Aedes aegypti dan Aedes albopictus) dari penderita yang terlebih dahulu terinfeksi Virus Zika.  Nyamuk penyebar virus Zika banyak hidup digenangan air, didalam mau pun luar ruangan, aktif siang dan malam hari. Virus Zika masih satu keluarga nyamuk Demam Berdarah (Dengue).


Dampak Virus Zika Bagi Ibu Hamil dan Janin

Selengkapnya